Pages

Senin, 23 April 2012

Tulisan 3 Bahasa Indonesia 2 ( Pertemuan 3 )


Menyikapi Kenaikan Bahan Bakar Minyak


Bahan bakar pada saat sekarang ini menjadi salah satu komoditas yang sangat penting dalam dunia global. Sedikit saja terjadi fluktuasi harga, maka akan berdampak sistemik ke sendi-sendi kehidupan sosial. Hal tersebut tergolong wajar, mengingat bahan bakar minyak ( BBM ) merupakan sumber daya energi yang tidak dapat diperbahrui. Bahan bakar minyak menjadi salah satu motor penggerak dari berbagai kegiatan operasional perekonomian dunia.

Bagi negara-negara petro dollar ( negara penghasil minyak ), fluktuasi kenaikkan harga bahan bakar minyak tentunya tidaklah begitu berpengaruh bagi stabilitas perekonomian nasional, akan tetapi, bagi negara-negara konsumen, hal tersebut tentunya sangat berpengaruh. Salah satu faktor penyebab melonjaknya harga minyak dunia akhir-akhir ini dikarenakan terjadinya krisis nuklir Iran. Akibatnya, Iran di embargo oleh Amerika Serikat, sehingga pasokan minyak global menjadi berkurang dan harga minyak dunia pun melonjak drastis diluar batas harga normal yang berlaku.

Situasi tersebut dapat tergambarkan di bumi pertiwi. Belum lama ini berbagai reaksi beragam bermunculan menanggapi kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak, baik yang mendukung kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak ataupun yang menolak dengan keras kebijakaan tersebut. Hal tersebut tentunya sungguh ironi, mengingat sekitar dua atau tiga dekade yang lalu Indonesia tergabung dalam OPEC ( perkumpulan negara-negara penghasil minyak ) harus melakukan impor bahan bakar minyak untuk memenuhi defisit kebutuhan minyak dalam negri. Hal tersebut diperkuat dengan keluarnya Indonesia dari OPEC pada tahun 2008 karena tidak sanggup lagi memenuhi kebutuhan minyak global.

Dampak dari kenaikkan harga bahan bakar minyak tersebut, tentunya akan sangat dirasakan oleh masyarakat umum. Biaya hidup yang dirasakan sudah sangat tinggi oleh sebagian masyarakat Indonesia pada saat sekarang ini akan bertambah tinggi. Akibat kenaikan harga bahan bakar minyak, biaya transportasi menjadi tinggi dan secara otomatis akan menaikkan harga sembako dipasaran.

Gambar Ungkapan Penolakan Kenaikan Harga BBM Oleh Pendemo

Jika melihat berbagai dampak tersebut, tentunya kebijakan yang coba di ambil pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak akan di tolak secara tegas. Akan tetapi, mengingat Indonesia sudah bukan merupakan bagian dari OPEC kebijakan tersebut cukuplah beralasan. Jika seaindainya Indonesia tidak menaikkan harga bahan bakar minyak, RAPBN Indonesia dikhawatirkan akan mengalami defisit. Akan tetapi melihat situasi dan kondisi Indonesia sekarang ini, menaikkan harga bahan bakar minyak langsung Rp.1500 bukanlah pilihan yang tepat. Masyarakat Indonesia belumlah siap sepenuhnya untuk menerima kenaikkan harga tersebut. Hal tersebut ditambah dengan kenyataan bahwa harga pertamax sebagai bahan bakar yang disarankan oleh pemerintah untuk digunakan bagi mereka yang berpenghasilan menengah masih berharga mahal. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika sasaran dari subsidi BBM sering salah sasaran, tidak dapat dinikmati oleh mereka yang memang pantas.

Masyarakat pun tidak dapat sepenuhnya disalahkan, sebagai makhluk ekonomi, manusia cenderung memilih untuk membeli sesuatu dengan harga semurah-murahnya yang nilai guna sama. Dalam situasi seperti ini pemerintah mutlak harus mampu meyakinkan masyarakat umum tentang kebijakan yang akan diambilnya. Penjelasan yang memuaskan masyarakat, tentunya akan dapat membangun sikap masyarakat untuk menggunakan bahan bakar non subsidi.

Oleh karena itu, masyarakat pun sangat diharapakan agar lebih bersabar untuk menghadapi situasi seperti ini, jangan mudah terpancing isu-isu miring yang dapat menggangu situasi dan kondisi negara yang sedang kondusif. Selain itu masyarakat tentunya dituntut untuk lebih berhemat dalam penggunaan bahan bakar minyak untuk alat transportasinya. Akan sangat bijak jika masyarakat umum secara bertahap mulai beralih menggunakan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam menunjang aktivtas kerja sehari-hari, terlepas dari sarana dan prasarana transportasi yang masih jauh dari baik. Dan yang terpenting adalah tentang kesadaran pribadi. Pada akhirnya masyarakat sendirilah yang akan menentukan jenis bahan bakar yang digunakan. Jika secara ekonomi mampu membeli bahan bakar non subsidi, mengapa harus membeli bahan bakar yang bersubsidi.

Tulisan 2 Bahasa Indonesia 2 ( Pertemuan 3 )


Fenomena Tomcat

Belum lama ini beberapa daerah di Indonesia, telah diserang oleh wabah serangga yang bernama Tomcat. Bagi beberapa masyarakat Indonesia sendiri, Tomcat tidaklah asing terdengar. Di beberapa wikayah Indonesia, Tomcat dikenal dengan nama semut kanai atau semut kayap. Tomcat memiliki habitat hidup di persawahan. Pada kenyataannya, Tomcat memberikan keuntungan dan manfaat cukup besar bagi petani. Hal tersebut dikarenakan, Tomcat menjadi predator alami bagi hama-hama padi.

Jika melihat hal tersebut, tentunya Tomcat tidaklah berbahaya bagi manusia. Akan tetapi, dalam beberapa kasus yang terjadi belakangan ini, wabah Tomcat menyerang pemukiman penduduk dan cukup meresahkan masyarakat umum. Hal ini tidak lain di karenakan, serangan serangga Tomcat ini akan menyebabkan dermatitis, seperti kulit menjadi seperti melepuh, mengeluarkan cairan dan gatal. Gejala dermatitis tersebut disebabkan oleh serangga Tomcat yang mengeluarkan racun paederin ketika Tomcat merasa dalam keadaan bahaya.

Gambar Serangga Tomcat

Ada beberapa faktor yang meyebabkan Tomcat menyerang pemukiman penduduk akhir-akhir ini. Salah satunya adalah, menyempitnya habitat tempat tinggal Tomcat, sehingga serangga yang sangat tertarik dengan cahaya lampu pada malam hari ini memasuki pemukiman penduduk. Tidak dapat di ungkiri bahwa jumlah lahan pertanian di Indonesia mengalami penyempitan dari tahun ke tahun. Secara langsung hal tersebut dapat berpengaruh. Selain itu dalam beberapa waktu ini, telah terjadi berbagai anomali cuaca dan iklim yang ekstrim di Indonesia, bahkan dunia. Salah satunya adalah berhembusnya angin dengan kecepatan yang cukup tinggi. Jadi dapat di katakan bahwa serangga ini telah terbawa oleh angin hingga sampai masuk ke daerah pemukiman penduduk.

Salah satu penanganan yang dianjurkan jika serangga Tomcat ini hinggap di bagian tubuh adalah tidak membuat suatu tindakan yang dapat memancing Tomcat untuk mengeluarkan racunnya. Cukup dengan menghalaunya pergi dengan tiupan atau kertas. Jika seandainya kulit sudah terkena racun Tomcat, maka basuhlah bagian kulit tersebut dengan sabun beberapa kali. Selain itu juga penduduk dianjurkan untuk menutup jendela dan pintu dengan rapat sebelum menyalakan lampu.

Sumber : Kunjungi link berikut!!

Tulisan 1 Bahasa Indonesia 2 ( Pertemuan 3 )


Dampak Jejaring Sosial


DIera globalisasi seperti sekarang ini, dimana arus informasi tidak lagi terhalang dimensi ruang dan waktu teknologi telah memberikan berbagai kemudahan bagi setiap orang untuk mengakses informasi. Lebih dari itu, inovasi-inovasi yang telah dilakukan melalui berbagai teknologi informasi sehingga internet dapat lebih memberikan manfaat lebih, tidak hanya sekedar menjadi tempat untuk mencari informasi tetapi telah menjadi semacam media hiburan yang mempengaruhi gaya hidup bagi semua orang.

Siapa yang tidak kenal Facebook, Friendster, Twitter dan sebagainya? Itu semua merupakan salah satu inovasi yang lahir diera globalisasi seperti sekarang ini. Facebook merupakan salah satu jejaring sosial berbasis web yang didirikan oleh Mark Zuckerberg beserta Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes. Tujuan utama dibuatnya jejaring sosial ini adalah untuk menghubungkan berbagai orang yang dikenal oleh pengguna berikut melakukan interaksi melalui fitur yang disediakan selain berbagai informasi secara tidak langsung.

Gambar Beberapa Logo Jejaring Sosial

Munculnya berbagai jejaring sosial ini tentunya telah memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dalam hal gaya hidup. Dalam kesehariannya penggunaa mempunyai kecenderungan untuk mengakses jejaring sosial secara terus-menerus baik itu dari perangkat gadget seperti hp maupun komputer. Selain itu juga dalam beberapa kasus, terkadang seseorang dapat merasa lebih bebas mengekspresikan diri ketika berinteraksi dengan orang lain melalui jejaring sosial. Akan tetapi hal tersebut tentunya dapat membuat pribadi seseorang menjadi sulit berinteraksi secara langsung dengan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Jejaring sosial juga dapat digunakan sebagai media pengiklanan suatu produk sehingga dapat memacu tingkat penjualan produk.

Akan tetapi dalam perkembangannya, jejaring sosial juga telah dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang merugikan orang lain. Seperti penipuan, penculikkan dan sebagainya. Modus yang umum digunakan dalam penipuan biasanya berhubungan dengan penawaran produk tertentu. Hal tersebut tentunya sangat disayangkan mengingat sudah bertentangan dari tujuan awal pembuatan aplikasi ini.

Sekarang tinggal tergantung bagaimana pengguna untuk dapat dengan bijak menggunakan berbagai media jejaring sosial yang ada sesuai kebutuhan. Jika digunakan untuk kebaikan pastilah akan memberikan hasil yang baik dan jika digunakan untuk hal yang buruk pastilah akan memberikan hal yang buruk.

Senin, 26 Maret 2012

Tulisan 2 Bahasa Indonesia 2 (Pertemuan 2)


Android, Trend OS Ponsel Di Indonesia


Pada mulanya android merupakan sebuah perusahaan kecil yang bernama Android.inc. Kemudian diakusisi oleh raksasa tehnologi Google.inc. Untuk selanjutnya Google mencoba mengembangkan System Operasi untuk ponsel dengan berbasis Linux. Seperti yang telah diketahui, Linux adalah System Operasi untuk komputer yang bersifat open source. Jadi dapat dikatakan bahwa android merupakan versi mini dari Linux. Karena merupakan produk open source (diunduh gratis), maka perkembangan os android berlangsung sangat cepat. Hal tersebut terlihat dari tersedianya fitur-fitur baru untuk setiap versi android. Hal tersebut dimungkinkan karena setiap orang dapat mengembangkan os android sesuai keinginannya masing-masing.

Di Indonesia sendiri ponsel android sudah menyerang pasar Indonesia beberapa tahun lalu. Berbagai developer nasional berlomba-lomba untuk mengembangkan aplikasi berbasis android untuk mendukung kenyamanan user dalam menggunakan os ini. Berbagai aplikasi yang dihasilkan, di lepas ke android market, mulai dari yang bebas biaya (gratis) sampai yang berbayar.


Gambar simbol OS Android

Masuknya ponsel berbasis android ke Indonesia, ternyata berdampak cukup besar dalam merubah peta persaingan vendor ponsel dipasar Indonesia. Jika biasanya Nokia memiliki porsi besar dalam hal penjualan ponsel dengan mengandalkan os symbian, kini porsi tersebut mulai dicuri oleh Samsung dengan ponsel-ponsel keluarannya yang berbasiskan os android.

Salah satu keunggulan dari os android adalah kemampuannya dalam menampilkan antar muka pengguna (user interface) yang sangat dinamis dan tidak terlihat kaku. Meskipun pada awal kemunculannya ponsel android dibandrol dengan harga yang cukup mahal (mungkin untuk kelas menengah), tetapi dalam perkembangannya sekarang ponsel android telah mencapai segmen menengah kebawah dan telah membuat ponsel android menjadi lebih merakyat.

Secara tidak langsung, hal tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong trend ponsel android di Indonesia. Melihat berbagai kelebihan yang dimiliki oleh ponsel berbasis android, menarik untuk menunggu seberapa besarkah ponsel android ini dapat menguasai segmen pasar di Indonesia.

Tulisan 1 Bahasa Indonesia 2 (Pertemuan 2)


Sayur Gabus Pucung, Kuliner Khas Betawi

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Oleh karena itu, hidup berbagai kebudayaan yang beraneka ragam didalam masyarakatnya, yang tentunya juga merupakan masyarakat madani. Salah satu warisan kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah dalam hal kuliner (masakan). Sudah dapat dipastikan akan banyak ditemui jenis dan cita rasa masakan yang bermacam-macam di bumi pertiwi ini.

Salah satu jenis warisan masakan, akan coba diangkat pada tulisan kali ini. Nama masakan yang dimaksud adalah Sayur Gabus Pucung. Masakan ini merupakan resep turun-temurun yang diwariskan pada masyarakat betawi. Bahan utama dalam masakkan ini adalah ikan gabus dan pucung. Ikan Gabus sendiri merupakan sejenis ikan air tawar. Didalam dunia medis, ikan Gabus dikenal sangat kaya akan Albumin ( merupakan salah satu jenis protein yang berguna untuk mempercepat proses penyembuhan luka ). Sedangkan pucung (kluwek) merupakan tumbuhan liar atau setengah liar. Bagi pecinta kuliner rawon mungkin sudah tidak asing pada bahan yang satu ini. Pucung memberi warna hitam pada kuah sayur. Bagian pucung yang dimanfaatkan pada masakkan ini adalah biji pucung.


Gambar Sayur Pucung

Pada proses pembuatan Sayur Gabus Pucung tidaklah begitu sulit. Biasanya ikan gabus akan dibersihkan terlebih dahulu sisiknya, untuk kemudian dipotong menjadi beberapa bagian. Selanjutnya tinggal dimasak dengan air panas yang telah diberi bumbu sebelumnya, seperti lengkuas, garam, cabe rawit dan tentunya pucung, serta bumbu-bumbu lainnya. Cita rasa pada Sayur Gabus Pucung ini pada umumnya pedas, tetapi dapat diatur sesuai dengan selera. Resep Sayur Gabus Pucung ini sendiri dalam perkembangannya tidak hanya dimiliki oleh masyarakat betawi saja, tetapi sudah tersebar akibat proses asimilasi budaya (misal perkawinan) yang telah terjadi dalam masyarakat. Misalnya saja kuliner yang satu ini telah dapat dibuat oleh beberapa masyarakat keturunan Tionghoa, tentunya dengan cita rasa yang hampir sama. Walaupun terkadang ada sedikit perbedaan.

Sebagai bangsa Indonesia sudah sepantasnya lah memiliki rasa bangga akan warisan budaya yang dimiliki. Karena warisan budaya merupakan simbol dari originalitas suatu bangsa, suatu nilai yang tumbuh dan berkembang dalam bumi pertiwi yang akan menjadi identitas yang dimiliki oleh suatu bangsa. Mengandung arti dari nilai-nilai sosial luhur yang patut dijaga kelestariannya.

Jumat, 02 Maret 2012

Tulisan 3 Bahasa Indonesia 2 (Pertemuan 1)


Hardskill, Kemampuan Tehnik Yang Diasah Oleh Lingkungan

Dalam dunia pendidikan seperti sekarang ini banyak berbagai institusi pendidikan mengembangkan berbagai cara untuk meningkatkan kualitas akademisinya. Baik dari sisi hardskil (kemampuan teknik) ataupun softskil (kemampuan untuk mengelola diri dan orang lain). Untuk di Indonesia sendiri, hardskill mendapat porsi yang cukup besar dalam kurikulum dunia pendidikan. Sedangkan softskill hanya sebagian kecil saja.

Kemampuan hardskill sendiri, sebagaian besar didapatkan dari lingkungan akademisi secara langsung. Entah itu dalam bentuk tugas, laporan, praktikum di laboratorium, dan sebagainya. Di satu sisi hardskill dapat dikatakan menunjukan kemampuan seorang individu dalam menguasai sebuah materi yang disampaikan. Sehingga, akademisi menjadi lebih kaku dalam berusaha mengembangkan potensi diri. Kaku disini dapat di artikan bahwa akademisi kurang diberikan kurikulum yang mampu membuatnya berpikir secara kreatif. Sebuah contoh sederhana pada pelajaran yang dianggap sebagai momok bagi sebagian besar kalangan akdemisi seperti matematika, fisika dan segala ilmu pasti lainnya. Pelajaran tersebut mengharuskan akademisi untuk memahami materi secara fasih. Karena jalan untuk memenuhi solusi soal hampir selalu sama.

Salah satu faktor pendukung hardskill pada saat sekarang ini adalah praktek. Ketika seseorang menguasai suatu materi didalam kelas, maka dia sebaiknya harus mencoba untuk membuktikan kebenaran dari materi yang didapat. Seseorang yang unggul dalam penguasaan materi belum tentu unggul dalam praktek nyata terhadap materi yang diperolehnya. Begitu pula sebaliknya. Praktek sendiri akan memberikan sebuah nilai pengalaman bagi akdemisi untuk menjadi pribadi yang lebih kompetitif.

Hardskill mutlak dibutuhkan, apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini. Dimana arus informasi mengalir deras tanpa dibatasi ruang dan waktu. Hardskill secara tak terbantahkan telah meningkatkan tingkat pengetahuan seseorang, membentuk keterampilan. Akan tetapi alangkah baiknya jika hardskill itu sendiri diimbangi dengan softskill agar bukan hanya aspek pengetahuan saja yang bertambah, tetapi juga kemampuan pengembangan diri dan kemampuan bersosialisasi ikut bertambah.

Tulisan 2 Bahasa Indonesia 2 (Pertemuan 1)


Softskill, Sinergi Hardskill

Softskill merupakan sebuah kemampuan untuk berinteraksi, bersosialisasi untuk bekerja sama dengan orang lain (inter-personal skill) yang mengacu pada EQ (Emotional Inteligence Quotient). Didalam dunia pendidikan Indonesia sendiri softskill tidak menadapatkan porsi kurikulum yang sebanding dengan hardskill. Padahal jika melihat definisi diatas, softskill memegang peranan penting dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang dihadapi secara berkelompok. Lebih jauh, softskill ditujukan untuk menciptakan komunikasi yang baik antar anggota kelompok dalam upayanya untuk menyelesaikan suatu masalah.

Jika hardskill berkaitan dengan kemampuan atau keterampilan yang dimiliki, maka softskill dapat dikatakan sebagai pengembangan diri untuk menyampaikan kemampuan yang dimiliki (hardskill) dalam menyelesaikan tugas secara berkelompok. Selain itu softskill sendiri berguna untuk mengembangkan potensi diri (intra-personal skill). Berbeda dengan inter-personal skill yang berkaitan dengan interaksi kepada orang lain (kemampuan memotivasi, memimpin, komunikasi), intra-personal skill berkaitan erat dengan peningkatan kualitas pribadi seseorang. Seperti dengan melakukan manajemen waktu, berpikir kreatif, manajemen perubahan dan lain sebagainya.

Softskill sendiri memang tidak berusaha membentuk suatu keterampilan yang kelak akan dimiliki oleh sseorang individu, tetapi mungkin sostskill lebih berarah untuk membentuk individu yang memiliki sebuah karakter yang cakap atau bahkan menanamkan sebuah nilai budi pekerti. Karena pada softskill sendiri terdapat nilai-nilai pembelajaran seperti kejujuran, berpikir kreatif, tanggung jawab, etika dan lain sebagainya.

Jadi, hardskill dan softskill merupakan dua hal yang saling melengkapi satu sama lain dalam diiri seseorang. Kedua kemampuan tersebut bahkan dapat dijadikan sebagai sebuah indikator untuk melihat seberapa besar kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Tinggal bagaimana menyatukan kedua kemampuan tersebut tanpa harus mengurangi peranannya masing-masing.